Terkait Anggaran Perubahan Advertorial Media, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Diskominfisantik Bartim

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Puluhan wartawan yang bertugas dan berdomisili di wilayah Kabupaten Barito Timur,. Provinsi Kalimantan Tengah, geruduk kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfisantik) setempat, Selasa 6 Agustus 2024.

Tujuan puluhan para kuli tinta ini bertujuan untuk mengajukan penambahan anggara kontrak atau Advertorial di Anggran Pengeluaran Balanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024, disambut langsung oleh Kepala Diskominfisantik, Dwi Aryanto didampingi Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Wayan Cakra.

Saat disampaikan maksud dan tujuan untuk mengajukan penambahan anggara APBD Perubahan, namun dijawab Kepala Diskominfisantik Anggran Perubahan tahun ini memang dibahas lebih awal dan sudah selesai, jadi tidak ada lagi pengajuan penawaran untuk anggaran perubahan.

“Ada 14 media yang mengajukan di Anggaran Biaya Tambahan (ABT) / Perubahan, 11 media mengajukan langsung ke kami di Diskominfisantik dan 3 media langsung mendatangi Penjabat (Pj) Bupati Barito Timur dengan nilai bervariasi, rata-rata diatas Rp. 100 Juta”, jelas Dwi.

Dilanjutkannya, oleh Bupati disposisi dan disposisi Pj masuk ke kami, supaya bisa dimasukan ke Anggaran Biaya Tambahan (ABT) / APBD Perubahan.

“Kami bikin telaahan staf untuk 14 media tersebut sesuai isi permohonan, awalnya anggaran ABT untuk media sebesar Rp. 400 Juta akan dibagi 14, tiga oknum wartawan atau pemilik media (KB), (AK) dan (JP) merasa nilai Rp. 400 Juta tersebut hanya untuk tiga media tersebut”, ungkap Dwi.

Baca Juga :  Tekankan Implementasi Program, Fraksi Partai Demokrat DPRD Setujui Raperda RPJMD 2025–2029

Akhirnya ditambah lagi Rp. 100 Juta untuk menambah yang Rp. 400 Juta sehingga totol nilai Anggran perubahan untuk Advertorial media menjadi Rp. 500 Juta.

“Dari nilai Rp. 500 Juta tersebut pembagiannya, Rp. 400 Juta untuk 3 media dan sisanya Rp. 100 Juta untuk 11 media yang sudah mengajukan, dengan masing-masing dibawah 10 hingga Rp. 10 Juta”, jelas Dwi.

Sementara Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito Timur Boy Tanriomato menyampaikan, pada hari ini saya bersama kawan-kawan wartawan mengunjungi Kominfo untuk klarifikasi terkait kontrak media pada anggaran perubahan yang tidak tahu bahwa ada penawaran beberapa wartawan lainnya yang memasukan penawaran ke Pemkab Bartim dengan anggaran yang cukup fantastis.

“Tadi sudah dijelaskan Kadis Kominfo memang ada 3 media mengajukan penawaran kontrak yang didisposisi Penjabat (Pj) Bupati Bartim dengan angka sangat fantastis, yang kita tahu selama ini kalau ditanya ke dinas terkait, anggaran media milik wartawan selalu tidak cukup.

Selanjutnya kita akan segera menghadap Pj. Bupati Bartim untuk mempertanyakan perihal ini, ada apa wartawan daerah dianak tirikan hingga wartawan luar yang masuk dengan seenaknya mau mengobrak abrik Bartim sehingga bisa dapat kontrak besar salam anggaran perubahan bulan lalu.

Baca Juga :  DPP Penyang Sawung Kalteng Tarik Dukungan terhadap Tono Priyatno di Kasus Sengketa Lahan dengan PT ABB

Saya berharap Pj. Bupati biaksana, jangan tebang pilih untuk mendisposisikan penawaran kontrak wartawan Bartim daripada wartawan luar daerah di Gumi Jari Janang Kalalawah.

Ditambahkan Ahmad Fahrizali, wartawan yang sejak 2010 bertugas di Barito Timur, Ahmad Fahrizali, selama ini kita terima dengan kontrak Advertorial senilai, 10 hingga 15 Juta dalam setahun, kita terima kalau itu memang untuk semua media, untuk media besar seperti Kalteng Pos, Tabengan, Antara dan lainnya, kita maklumi lah dengan nilai lebih.

“Sementara 3 media ini bahkan dua diantaranya baru dibuat di tahun 2024 ini, bahkan dari anggaran perubahan bukan dari anggaran murni, nah sekarang hebatnya 3 media ini apa, apakah memang melebihi dari sekelas media Nasional Antara atau Kalteng Pos”, tutur Ahmad

Ini sama juga kalau ibarat makan itu mau kenyang sendiri dan membiarkan teman sesama kuli tinta kelaparan, saya sangat kecewa, harapan saya Kepala Diskominfisantik dan Pj. Bupati Barito Timur bisa bersikap bijak menanggapi permasalahan ini. (Ahmad Fahrizali).

Berita Terkait

Pemilik Lahan di Betang Nalong Tegaskan Dukungan untuk Aktivitas Tambang CV SEGA di IUP HK
Langkah Tegas Satgas PKH di Bartim, Lahan Perusahaan Disita dan Disosialisasikan ke Warga
Dugaan Pencemaran Sungai Sirau, Legalitas Tambang di Barito Timur Dipertanyakan
Sekda Barito Utara Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla di Mapolres
Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Sinergi Percepatan Penanganan Stunting 2026
Diduga Tambang Ilegal, CV SEGA Penuhi Undangan Klarifikasi Polres Barito Timur
Tingkatkan SDM, Disnakertranskop UKM Gelar Pelatihan Operator Komputer Muda
Pemkab Barito Timur Fasilitasi Mediasi Sengketa Warga dengan Perusahaan Tambang
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:22 WIB

Pemilik Lahan di Betang Nalong Tegaskan Dukungan untuk Aktivitas Tambang CV SEGA di IUP HK

Sabtu, 18 April 2026 - 13:52 WIB

Langkah Tegas Satgas PKH di Bartim, Lahan Perusahaan Disita dan Disosialisasikan ke Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 09:44 WIB

Dugaan Pencemaran Sungai Sirau, Legalitas Tambang di Barito Timur Dipertanyakan

Jumat, 17 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Barito Utara Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 10:50 WIB

Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Sinergi Percepatan Penanganan Stunting 2026

Berita Terbaru