Tower BTS di Desa Sikui Terancam Longsor, Bupati Instruksikan Penanganan Darurat

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERPOTENSI LONGSOR-Tanah disekitar tower BTS telkomsel di Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru berpotensi alami longsor, apabila tidak ditangani segera, Rabu (15/4/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Ancaman tanah longsor di sekitar tower BTS (Base Transceiver Station) atau menara telekomunikasi di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Kondisi tanah yang labil dinilai berpotensi membahayakan infrastruktur vital serta keselamatan warga masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan Tim E-Government Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara pada Selasa (14/4/2026) kemarin, bahwa ditemukan indikasi kuat terjadinya pergerakan tanah di titik koordinat 1°4’24.11″S dan 115°4’58.46″E.

Di lokasi tersebut, terlihat retakan tanah yang cukup lebar serta penurunan struktur tanah yang signifikan. Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena posisi longsoran berada sangat dekat dengan fasilitas penting.

Baca Juga :  Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh

Jarak antara titik longsor dengan kaki tower hanya sekitar 5 meter, sementara jarak ke badan jalan negara yang menjadi akses utama masyarakat sekitar hanya sekitar 15 meter.

Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara, HM Ikhsan, menyampaikan bahwa kondisi tanah di sekitar lokasi saat ini dalam keadaan labil dan berisiko tinggi mengalami longsor susulan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami melihat kondisi di lapangan cukup mengkhawatirkan. Retakan tanah sudah terlihat jelas dan ini berpotensi berkembang menjadi longsor yang lebih besar apabila terjadi hujan deras,” ujar Ikhsan, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Barito Utara dan langsung mendapat respons cepat. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan langkah penanganan darurat di lokasi.

Baca Juga :  Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Selain itu, Diskominfosandi juga telah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara layanan telekomunikasi, dalam hal ini PT Telkomsel, agar segera mengambil langkah antisipatif guna mengamankan infrastruktur tower yang berada di area rawan tersebut.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami sudah menyurati pihak provider agar segera melakukan langkah preventif. Ini penting untuk menghindari risiko yang lebih besar, seperti robohnya tower yang bisa membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Hingga saat ini, tim terkait masih terus melakukan pemantauan intensif di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur di sekitar lokasi, terutama saat kondisi cuaca hujan.(Atr/Kmf)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru