Terkait Lokasi Tes CPNS yang Dipindahkan dan Spek Peralatannya, Begini Penjelasan BKPSDM Barito Utara

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Nasib 6.957 warga Kabupaten Barito Utara yang ikut seleksi CPNS tahun 2024, mendapat perhatian serius Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Utara. Terutama setelah anggaran seleksi CPNS dalam APBD Perubahan tahun 2024 gagal disahkan.

Kepala BKPSDM kabupaten Barito Utara, Hj Sri Hartati menjelaskan penyebab seleksi CPNS tidak dianggarkan pada APBD murni Tahun Anggaran 2024.

Sri menerangkan, penetapan formasi oleh Kementerian PAN dan RB serentak se Indonesia pada bulan Maret tahun 2024. Kemudian pendaftaran calon peserta seleksi CPNS Kabupaten Barito Utara dibuka bulan Agustus 2024, dan berproses sampai bulan September 2024.

“Jadi sebagaimana kita ketahui bahwa mekanisme penetapan alokasi Anggaran untuk APBD Murni Tahun 2024 dibahas pada bulan Oktober tahun 2023, dan ditetapkan pada bulan Maret tahun 2024, berdasarkan hal tersebut maka mustahil bagi BKPSDM menganggarkan kegiatan seleksi CPNS Tahun 2024 pada APBD Murni 2024, karena belum tahu arah kebijakan pemerintah pusat. Oleh karena itu, dianggarkan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024,” ungkap Sri Hartati, Minggu (13/10/2024).

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Apresiasi Persetujuan Fraksi DPRD Barito Utara terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

Lebih lanjut, Sri Hartati menyampaikan, mengenai spesifikasi peralatan dan sistem penganggaran untuk keperluan titik lokasi pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2024 di Kabupaten Barito Utara dan dipindahkan ke Banjar Baru dan UPT Palangkaraya.

Menurutnya, Kabupaten Barito Utara hanya diberi satu titik lokasi dengan jumlah peserta seleksi 6.957 orang. Dia mengutarakan, alasan BKPSDM tidak bekerjasama dengan sekolah-sekolah yang memiliki laboraturium komputer.

Pertama, tidak ada sekolah yang memiliki sarana Komputer diatas 250 unit, di Kabupaten Barito Utara yang memadai dan memenuhi syarat untuk mengakses CAT BKN.

Kedua, spesifikasi komputer milik sekolah tidak sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan untuk mengakses CAT BKN. Komputer sekolah yang biasa untuk UNBK biasa menggunakan cabel Lan CAT5 sedangkan CAT BKN menggunakan CAT6.

“Belum lagi kita membahas spesifikasi dalam komputer tersebut. Misal bandthwith sebagaimana tertuang dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara,” ulasnya.

Baca Juga :  45 Peserta Dinyatakan Lolos Seleksi Paskibraka Barito Utara 2026

Ketiga, Barito Utara hanya diberikan satu titik lokasi, artinya hanya ada satu tempat pelaksanaan, tidak boleh menggunakan dua tempat. Karena personel tim BKN Regional VIII yang menangani nantinya terbatas. Syarat untuk satu titik lokasi itu minimal memenuhi syarat ada penanggung jawab titik lokasi, ada pengawas, dan ada pranata komputer 1 orang untuk 100 komputer.

Kalau komputer sebanyak 250 unit, berarti wajib ada tiga orang pranata komputer, yang artinya untuk satu titik lokasi itu minimal ada lima orang petugas dari BKN.

BKPSDM Barito Utara juga merincikan, spesifikasi sarana dan prasarana untuk pelaksanaan seleksi CPNS, berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi Dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara.

Untuk pelamar di Barito Utara yang berhasil lulus administrasi sebanyak 11.669 orang dan 6957 mengambil titik lokasi (tilok) di Muara Teweh, sisanya adalah pelamar dari luar Kalimantan, daerah pulau Jawa dengan 53 titik lokasi terdekat mereka yang melamar.

(AP/Tim)

Berita Terkait

Anggota DPRD, Parmana Setiawan Apresiasi Gowes Bersama Bupati
Tinjau Kebersihan di Sekitar Pasar Barito Permai, Bupati Ingatkan DLH Tingkatkan Pengawasan dan Penanganan Sampah
Kasatintelkam Polres Bartim Pamit, Insan Pers Beri Apresiasi dan Doa
Pemilik Lahan di Betang Nalong Tegaskan Dukungan untuk Aktivitas Tambang CV SEGA di IUP HK
Apresiasi Pengungkapan Kasus Narkotika, Ketua Komisi III DPRD Dorong Aparat Tangkap Sang Bandar
Musda III PPNI, Dinkes Dorong Penguatan Peran Perawat dan Transformasi Layanan Kesehatan
Langkah Tegas Satgas PKH di Bartim, Lahan Perusahaan Disita dan Disosialisasikan ke Warga
Dugaan Pencemaran Sungai Sirau, Legalitas Tambang di Barito Timur Dipertanyakan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

Anggota DPRD, Parmana Setiawan Apresiasi Gowes Bersama Bupati

Senin, 20 April 2026 - 08:05 WIB

Tinjau Kebersihan di Sekitar Pasar Barito Permai, Bupati Ingatkan DLH Tingkatkan Pengawasan dan Penanganan Sampah

Senin, 20 April 2026 - 00:46 WIB

Kasatintelkam Polres Bartim Pamit, Insan Pers Beri Apresiasi dan Doa

Sabtu, 18 April 2026 - 18:22 WIB

Pemilik Lahan di Betang Nalong Tegaskan Dukungan untuk Aktivitas Tambang CV SEGA di IUP HK

Sabtu, 18 April 2026 - 16:40 WIB

Apresiasi Pengungkapan Kasus Narkotika, Ketua Komisi III DPRD Dorong Aparat Tangkap Sang Bandar

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Anggota DPRD, Parmana Setiawan Apresiasi Gowes Bersama Bupati

Senin, 20 Apr 2026 - 08:18 WIB