Bartim dapat Bantuan Pompanisasi dari Kementerian Pertanian

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kabupaten Barito Timur mendapatkan bantuan 127 unit pompa air dan perlengkapannya dari Kementerian Pertanian untuk program pompanisasi lahan pertanian tahun 2024.

Pompanisasi adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani dengan memperbaiki sistem irigasi di daerah kering.

“Tujuan program ini adalah untuk membantu kelompok tani dalam rangka penyediaan sarana dan prasarana untuk untuk menyuplai kebutuhan air disaat para petani kita kesulitan untuk mengairi sawah pada musim kemarau,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Lurikto, Selasa 3 September 2024.

Baca Juga :  Bupati M. Yamin Tegaskan Komitmen Barito Timur Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Bantuan yang diterima tersebut sesuai dengan usulan yang disampaikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur kepada Kementerian Pertanian.

“Pompa-pompa ini disebar di sentra-sentra produksi padi yang memang membutuhkan bantuan pompanisasi. Untuk satu pompa berfungsi mengakhiri 6 sampai 10 hektar sawah, jadi pembagian pada kelompok tani menyesuaikan luasan lahan,” terang Lurikto.

Dia berharap dengan adanya bantuan pompa itu, dapat membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi kelompok tani. Itu sebabnya Lurikto berpesan kepada kelompok tani penerima memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Pastikan Pembangunan Jembatan Lemo dan PDAM Jingah Tepat Waktu

“Harus saling berbagi untuk memanfaatkan bantuan. Misalkan dalam kelompok itu ada 10 sampai 15 orang harus dipakai bersama-sama secara bergantian,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga berharap program pompanisasi dapat berdampak kepada peningkatan produksi padi.

“Dengan pompanisasi ini, sekalipun kondisi alam kurang mendukung atau irigasinya tidak berfungsi, maka petani tetap bisa menanam padi,” ujarnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:00 WIB

M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

Berita Terbaru