Simelon 3Kg Langka, Pemkab Bartim Akan Lakukan Razia

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Kelangkaan Gas Elpiji dengan berat 3 Kilo atau si Melon menjadi sorotan publik baru-baru ini, hal itu pun dikeluhkan masyarakat kabupaten Barito Timur (Bartim). Tidak jarang tabung melon berwarna hijau yang disubsidi pemerintah tersebut menjadi incaran masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga ketersediaan gas tersebut sangat menjadi urusan yang penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kelangkaan gas 3 Kilo di Bartim ini juga menjadi sorotan Pemerintah yang akan bertindak tegas terhadap oknum-oknum pedagang atau agen yang bila sengaja mempermainkan harga yang ditetapkan pemerintah.

Melalui Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelu kepada awak media saat diwawancarai terkait kelangkaan gas elpiji 3 Kilo tersebut mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan operasi pasar.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Kontingen Barito Utara yang Berhasil Raih 16 Medali di O2SN Kalteng 2026

“Masalah kelangkaan gas memang belum ada petunjuk nih dari pihak pimpinan, tapi nanti mungkin kita kerjasama dengan satpol PP, dengan perdagangan untuk melakukan operasi pasar,” ucap Aripanan di Tamiang Layang, Jumat (07/02/2025)

Sebelum menjadwalkan oprasi pasar, Aripanan menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak secepatnya untuk mengatasi keluhan masyarakat dengan adanya kelangkaan gas elpiji 3 Kilo tersebut.

“Nanti kita jadwal ini, kita tetap melihat situasi dan kondisi sekarang ini ada kelangkaan gas, paling tidaklah kalau misalnya pengecernya supaya menyesuaikan harganya jangan sampai melambung tinggi harganya dari harga di agennya,” terang Aripanan.

Baca Juga :  Bupati Pimpin Apel di RSUD Muara Teweh, Tekankan Disiplin dan Kualitas Pelayanan

Bila terjadi dugaan penimbunan oleh oknum pedagang maupun agen gas elpiji 3 Kilo tersebut, Aripanan menegaskan akan menindak lanjuti sesuai aturan.

“Setelah kita adakan operasi pasar, apakah ini memang butuh langkah yang mungkin nanti kita minta petunjuk pimpinan lagi untuk melakukan penertiban selanjutnya. Terutama di agennya dulu nanti kita tanyakan pengecernya-pengecernya siapa,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:00 WIB

M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

Berita Terbaru