Balita 2 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Desa Lemo I, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENCARIAN BALITA TENGGELAM-Tim Gabungan melakukan pencarian balita 2 tahun tenggelam di perairan Desa Lemo I Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB

TEWENEWS, Muara Teweh – Seorang balita perempuan bernama Sri Jimah (2 tahun) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai di Desa Lemo 1 (rumah lanting), Kabupaten Barito Utara, pada Selasa (17/3/2026).

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB, saat ayah korban, Perdi Renaldi, terbangun dan mendapati anaknya sudah tidak berada di dalam rumah.

Ia juga menemukan pintu rumah dalam kondisi terbuka. Menyadari hal tersebut, orang tua korban segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan memberitahukan kejadian itu kepada warga setempat.

Baca Juga :  HUT ke-46 Dekranas, Ketua Dekranasda Barito Utara Serap Inspirasi Pengembangan Kriya dan UMKM

Korban diketahui bernama Sri Jimah, lahir di Barito Utara pada 11 Agustus 2024, anak dari pasangan Naca Perinoka dan Perdi Renaldi. Hingga saat ini, korban diduga terjatuh ke sungai yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga bersama tim gabungan dengan membentuk regu pencari. Selain itu, berbagai peralatan pendukung juga telah disiapkan guna mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.

Pihak terkait juga telah dilaporkan dan dilakukan koordinasi, termasuk dengan Basarnas Palangka Raya. Saat ini, satu tim rescuer Basarnas dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Muara Teweh untuk membantu operasi pencarian.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan dan Peringatan Hari Koperasi ke-79, Bupati kembali Tekankan Disiplin ASN

Kepala BPBD Barito Utara melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Kabid Darlog), Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk membantu pencarian korban.

“Sejak menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian. Peralatan pendukung juga sudah disiapkan, dan kami terus berupaya maksimal bersama masyarakat serta Basarnas yang sedang menuju lokasi,” ujar Rizali Hadi, Selasa (17/3/2026) petang.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung.(AP)

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:00 WIB

M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

Berita Terbaru