TEWENEWS, Muara Teweh – Pasangan Suami istri dibacok oleh menantunya sendiri, kejadian itu terjadi di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah pada 15 April 2025 pagi.
Pembacokkan terhadap orang tua korban Harsono Cokro Aminoto dan Misnawati itu dilakukan oleh menantunya sendiri Suprianto.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini pada Rabu 17 April 2025, bahwa peristiwa berdarah itu bermula ketika pelaku dan juga para korban mendatangi rumah nenek pelaku di Jalan Pendreh. Pelaku menggunakan sepeda motor, sedangkan istrinya dan dua mertuanya menggunakan mobil.
Informasi media ini disebutkan bahwa kedatangan mereka untuk membicarakan tentang perceraian adat dalam rumah tangga pelaku. Usai membahas masalah perceraian adat itu, korban bersama anak serta cucunya kembali ke mobil. Saat itu, pelaku merampas anaknya.
“Saat itu neneknya menceramahi pelaku bahwa kalau tidak sanggup mengurus anak mendingan dilepaskan saja,” ujar salah satu saksi kepada media ini saat ditemui di Simpang Jalan Wirapraja.
Kesal diceramahi oleh neneknya, pelaku langsung mencabut parang dipinggangnya lalu mendatangi mertuanya yang berada dibelakang mobil dan membacoknya.
“Kalau tidak salah yang dibacok pertama itu mertua laki-laki, setelah itu mertua perempuan,” ujar saksi yang merupakan penjual sayur itu.
“Lukanya di kepala dan dimuka,” tambahnya sesekali sambil melayani orang yang membeli sayur.
Usai membacok mertuanya, pelaku langsung membawa lari istrinya dengan menggunakan sepeda motor.
Beberapa saat kemudian pihak kepolisian datang dan mengevakuasi dua korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh.
Terhadap peristiwa ini salah satu korban saat dikonfirmasi lewat media sosial oleh media ini membenarkannya.
“Iya mas kena timpas di Pendreh,” ujar Misnawati.
Sementara itu, pihak RSUD Muara Teweh melalui Humasnya Agus Redha saat dikonfirmasi membenarkan ada dua pasien yang merupakan korban pembacokan diantar oleh pihak kepolisian.
“Benar mas. Ada dua orang diantar oleh polisi,” ujar Agus.
“Lukanya di kepala,” tambahnya seraya menolak saat ditanya terkait identitas para korban.
Hingga berita ini diturunkan, awak media belum mendapat informasi resmi dari pihak kepolisian Polres Barito Utara. (Tim/Red)









