Pemerintah Kabupaten Barito Timur Gelar FGD Penilaian Indeks Ketahanan Daerah Tahun 2025

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur, 2 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-DAMKAR) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2025, Kamis (2/10/2025), bertempat di Ruang Rapat Bupati Barito Timur. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat kesiapsiagaan, ketangguhan, dan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana. “IKD juga menjadi instrumen penting dalam penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Barito Timur Tahun 2025–2029,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Tekankan Pembangunan Daerah Harus Seimbang dengan  Pembangunan Mental Spiritual saat Barito Utara Bertabligh

Kepala Pelaksana BPBD-DAMKAR Barito Timur sekaligus Ketua Panitia, Ahmad Gazali, menambahkan bahwa Indeks Ketahanan Daerah tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi teknis, tetapi juga sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Bupati Barito Timur. Oleh karena itu, hasil penilaian IKD diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap risiko bencana.

FGD ini dihadiri oleh tim penilai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akademisi dari LPPM Universitas Palangka Raya, perwakilan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dua instansi vertikal yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) dan Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta tim persiapan KRB dari internal BPBD-DAMKAR.

Baca Juga :  Kemerdekaan ke-81, Semangat Pengabdian dan Pembangunan Bartim Terus Diperkuat

Ahmad Gazali menjelaskan bahwa beberapa tujuan utama FGD ini meliputi tersusunnya hasil penilaian sementara IKD, verifikasi data dukung dari OPD dan instansi terkait, serta identifikasi aspek kelembagaan, regulasi, sumber daya, dan infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan. “Dari sini juga diharapkan muncul rekomendasi awal untuk memperkuat ketahanan daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa hasil penilaian IKD akan menjadi pijakan penting dalam memperkuat mitigasi dan pengurangan risiko bencana di Barito Timur. “Kami berharap hasil ini dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan sehingga benar-benar terwujud masyarakat Barito Timur SEGAH – siap, tangguh, dan selamat dari bencana,” pungkas Ahmad Gazali.

(Ahmad Fahrizali).

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:00 WIB

M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

Berita Terbaru