Anggota DPRD Fraksi Demokrat Pertanyakan Perlindungan Kesehatan Bagi Warga Tidak Mampu saat RDP dengan RSUD dan BPJS

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara Jiham Nur dari Fraksi Demokrat menyoroti perlindungan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pelayanan RSUD Muara Teweh, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di DPRD Barito Utara, Senin (25/5/2026).

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati bersama anggota DPRD lainnya dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara Bahrum Bordei In Girsang, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta pihak RSUD Muara Teweh.

Dalam forum itu, Jiham Nur mengungkapkan pengalaman keluarga korban insiden yang diduga tidak mendapatkan perlindungan maupun bantuan pembiayaan kesehatan meskipun pemerintah memiliki program jaminan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Dukung SE Bupati, Anggota DPRD Barut  Ingatkan Masyarakat Tak Bakar Lahan

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar masyarakat kecil tidak kesulitan saat menghadapi kondisi darurat kesehatan.

“Saya mempertanyakan bagaimana prosedur penanganan pasien tidak mampu ketika mengalami kecelakaan atau musibah, sementara mereka tidak memiliki BPJS aktif dan biaya pengobatan harus ditanggung keluarga,” ujar Jiham Nur dalam rapat.

Ia menjelaskan, salah satu korban yang selamat dari insiden tersebut bahkan harus menjalani operasi dengan biaya yang cukup besar dan seluruh pembiayaan ditanggung pihak keluarga.

Politisi Demokrat itu menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :  Hj Maya Savitri Shalahuddin Beri Semangat dan Motivasi Guru PAUD di Desa Muara Mea

“Jangan sampai masyarakat merasa sendirian ketika menghadapi musibah. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dan perlindungan,” tegasnya.

Selain itu, Jiham Nur juga meminta adanya penjelasan yang lebih terbuka terkait mekanisme pembiayaan pasien darurat, khususnya bagi warga yang belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

RDP tersebut juga membahas peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Muara Teweh, pemerataan tenaga medis di wilayah pedalaman, hingga optimalisasi program jaminan kesehatan daerah.

DPRD Barito Utara berharap melalui forum tersebut pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara semakin maksimal dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.   (AP)

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Berita Terbaru