TEWENEWS, BARITO TIMUR — Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Sosial (DPMDsos) resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa se-Kabupaten Barito Timur Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Jumat itu diikuti para kepala desa dari 100 desa di Barito Timur dan dipusatkan di Tamiang Layang, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj Sekda Barito Timur, Drs. Minohartaku, M.Ec.Dev, yang hadir mewakili Bupati Barito Timur, M. Yamian. Turut hadir unsur Forkopimda, para narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, serta perwakilan instansi terkait dan undangan lainnya.
Usai membuka kegiatan, Pj Sekda Minohartaku menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa. “Ini sangat strategis untuk peningkatan kapasitas, khususnya di bidang pengelolaan keuangan dan aset desa. Kepala desa adalah faktor kunci keberhasilan pembangunan karena mereka menjadi koordinator untuk lingkup kewilayahan,” ujarnya.
Materi pelatihan difokuskan pada dua aspek utama, yakni perencanaan penganggaran dan pengelolaan barang atau aset milik desa. Narasumber tidak hanya berasal dari Kementerian Dalam Negeri, tetapi juga dari instansi daerah seperti DPMDsos dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), sehingga diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif dan aplikatif bagi peserta.
Pj Sekda juga menegaskan pentingnya kehadiran seluruh kepala desa tanpa terkecuali. “Dari seratus desa wajib hadir semua. Jika ada yang tidak hadir, akan kita evaluasi,” tegasnya. Ia berharap para kepala desa dapat mengikuti seluruh rangkaian materi dengan serius, baik yang disiapkan Kemendagri dari Jakarta maupun dari Yogyakarta, termasuk pembahasan mengenai penguatan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih.
Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kompetensi kepala desa agar tata kelola keuangan dan aset desa semakin akuntabel, efektif, serta mampu mendukung percepatan pembangunan di tingkat desa dan pada akhirnya berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Barito Timur secara keseluruhan. (Ahmad Fahrizali)









