Pemkab Barito Utara Resmi Raih Predikat Universal Health Coverage Non Cut Off

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2024 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAIH PREDIKAT UHC NON CUT OFF- Pemkab Barito Utara resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan rencana kerja oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs Muhlis didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi AR, Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara Suparmi A Aspian bersama pihak BPJS Kesehatan, di ruang kerja Bupati Barito Utara, Rabu (26/6/2024).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan rencana kerja oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs Muhlis didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi AR beserta jajaran dan Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara Suparmi A Aspian bersama pihak BPJS Kesehatan, di ruang kerja kantor Bupati Barito Utara. Rabu (26/06/2024).

Terdata dari 159.735 jiwa penduduk Kabupaten Barito Utara yang telah menjadi peserta JKN mencapai 159.297 jiwa (99,73%), dengan peserta yang berstatus aktif sebanyak 120.826 jiwa (75,64%).

Tertuang dalam Rencana Kerja (Perjanjian Kerja Sama) antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan BPJS Kesehatan sebanyak 46.453 jiwa penduduk didaftarkan dalam segmen PBPU & BP Pemda yang iurannya ditanggung oleh Pemkab Barito Utara.

Baca Juga :  Akhir Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Targetkan Serapan Anggaran Barito Utara Minimal Capai 94 Persen

Pj Bupati Barito Utara, Muhlis mengatakan dengan UHC Non Cut Off dapat memberikan kepastian layanan kesehatan dan kemudahan bagi masyarakat yang belum terdaftar menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pasalnya kata Pj Bupati Muhlis, dengan status UHC Non Cut Off, masyarakat yang belum memiliki kepesertaan JKN maupun peserta JKN yang non aktif, jika yang bersangkutan didaftarkan menjadi peserta PBPU & BP Pemda yang iurannya dibayarkan Pemkab Barito Utara, maka kepesertaannya dapat langsung aktif tanpa ada masa tunggu dan berhak untuk mendapatkan hak pelayanan di ruang kelas 3.

“Yang terpenting dengan UHC Non Cut Off ini, bagi masyakat Barito Utara yang belum terdaftar dan saat didaftarkan menjadi tanggungan Pemkab Barito Utara maka akan mendapat kepastian layanan kesehatan,” kata Muhlis.

Sejalan dengan capaian tersebut, pihak BPJS Kesehatan mengapresiasi dukungan dan komitmen yang tinggi dari Pemkab Barito Utara, dengan UHC Non Cut Off akan mewujudkan akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu sebagai kepastian dan perlindungan resiko finansial bagi masyarakat saat ingin berobat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada jajaran Pemkab Barito Utara yang terus mendukung penyelenggaraan Program JKN, melalui kolaborasi baik dari jajaran Dinas Kesehatan Barito Utara, Dinas Sosial PMD, dan pemangku kepentingan lainnya, Pemkab Barito Utara yang sebelumnya telah mencapai UHC Cut Off, sekarang menjadi UHC Non Cut Off,” ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin didampingi Kepala Bagian Kepesertaan, Istiari Hardini setelah sesi penandatanganan.

Baca Juga :  Siswi SMPN 1 Muara Teweh Wakili Kalteng di FLS3N Tingkat Nasional

Disamping itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pariadi AR menyampaikan diperlukan upaya dan kolaborasi bersama untuk terus melakukan pembaharuan data bagi Peserta yang didaftarkan oleh Pemkab Barito Utara agar seiring dengan bertambahnya cakupan kepesertaan juga diiringi dengan peningkatan validitas data berdasarkan kondisi data kependudukan.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara Suparmi A. Aspian yang mengharapkan dengan adanya capaian UHC Non Cut Off, mulai dari Pemangku Kepentingan hingga pemerintahan di tingkat desa dapat terus mendorong peningkatan validitas data melalui pelaporan data kependudukan oleh Pemerintahan Desa setempat terkait adanya perubahan data baik penambahan data dan pengurangan karena ada warganya yang pindah domisili keluar daerah maupun meninggal dunia.    (AP/Tim)

Berita Terkait

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah
Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan
Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Berita Terbaru