
TEWENEWS, Barito Timur – Pengurus dan jamaah Musholla Nurul Yaqin Komplek Muhajirin, Jalan Magantis, Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW), Sabtu malam, 16 Januari 2026, bertepatan dengan 29 Rajab 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan penceramah KH. Said Masrawan, Lc., MA, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan. Acara peringatan Isra Mi’raj ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur H. Rumli, pengurus masjid dan langgar, guru-guru agama, serta para undangan dan jamaah setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan syair-syair Maulid, dilanjutkan dengan tahlil serta doa haul. Peringatan ini juga bertepatan dengan bulan Rajab dan haul ke-21 KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang dikenal dengan Abah Guru Sekumpul.
Dalam tausiyahnya, KH. Said Masrawan menyampaikan kisah perjalanan agung Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sekaligus menekankan makna penting dari peristiwa tersebut sebagai momentum diterimanya perintah shalat lima waktu bagi umat Islam.
Ia juga membacakan sejumlah hadits Nabi yang menegaskan kewajiban dan keutamaan menjaga shalat lima waktu dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, shalat merupakan tiang agama dan menjadi amalan pertama yang akan dihisab kelak di akhirat.
“Bukan hanya sekadar melaksanakan shalat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita memperbaiki kualitas shalat, mulai dari niat, kekhusyukan, hingga pemahaman bacaan dan gerakannya,” pesan KH. Said Masrawan di hadapan jamaah.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, ia berharap umat Muslim, khususnya jamaah Musholla Nurul Yaqin, dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan shalat sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan hingga selesai, ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan persatuan umat. (Ahmad Fahrizali)








