Penjarahan Minyak Pertalite Oleh Pengelola SPBU, Masyarakat Barito Utara Dirugikan

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh -Penjarahan minyak jenis Pertalite oleh oknum pengelola Stasiun Pengisin Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Trinsing, Desa Bintang Ninggi I, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah dipersoalkan sejumlah warga setempat.

Keberadaan fasilitas umum yang awalnya bertujuan untuk membantu masyarakat di Teweh Selatan untuk mendapatkan BBM dengan harga terjangkau, justru jauh panggang dari api. Hal ini membuat masyarakat rugi karena membuat harga di eceran mahal.

Berdasarkan keterangan tertulis dan lampiran bukti-bukti foto yang diperoleh media ini dan sebagaimana yang dilaporkan kepada pihak pertamina, sejumlah masyarakat mempersoalkan tentang adanya dugaan beberapa aktivitas nakal atau pelanggaran dari pengelolah SPBU yang belum lama beroperasi tersebut. Mulai dari ketersediaan sejumlah jenis BBM yang tidak jelas hingga dugaan pelayanan kepada penimbun dan penyalahgunaan barcode.

“Kami keberatan karena produk yang tertera dipapan pemberitahuan tidak sesuai dengan produk yang tersedia dan yang dilayani oleh SPBU. Bahkan pelayanan kepada masyarakat sangat minim dengan alasan habis. Selain itu, BBM subsidi jenis pertalite dan Bio Solar sering dijual kepada penimbun dengan menggunakan barcode yang dimiliki oleh masyarakat sekitar. Terkhusus untuk Bio Solar diduga sudah hampir setahun tidak pernah diperjualbelikan kepada masyarakat umum,” ujar sejumlah warga dalam laporannya kepada pertamina dan juga sejumlah pihak terkait yang diperoleh media ini, Jumat 9 April 2025.

Baca Juga :  Lanjutan Sidang Pemortalan Jalan Tambang PT.SAM Mining Oleh Yudan Baya Cs, Saksi Ahli : Penerapan Pasal Problematik Sering Menjadi Alat Kriminalisasi

Terhadap sejumlah persoalan yang dibeberkan tersebut, masyarakat meminta agar pihak berwajib segera melakukan tindakan kepada perusahaan terkait sehingga ada efek jerah dan kehadiran SPBU tersebut bisa memberikan kemudahan untuk masyarakat sebagaimana tujuan awal berdirinya.

“Kami meminta agar pihak terkait bisa menindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” harap masyarakat dalam surat laporan tersebut.

Terhadap keluhan dari sejumlah masyarakat sekitar, awak media mencoba untuk menghubungi pihak SPBU, namun karena keterbatasan akses maka hingga saat ini belum ada keterangan yang diperoleh.

Baca Juga :  Empat Tersangka Dijerat Kasus Kekerasan Anak, Kematian Remaja Direkayasa Gantung Diri

Sementara itu, anggota DPRD Barito Utara Haji Tajeri saat dikonfirmasi mengaku kesal jika benar adanya aktivitas nakal yang dilakukan oleh pengelolah SPBU. Politisi dari partai besutan Prabowo Subianto itu mengatakan bahwa persoalan tentang pelayanan sejumlah SPBU di Barito Utara sudah kerap dikeluhkan oleh masyarakat.

“Dimana fungsi pengawasan pertamina wilayah Kalteng. Tidur atau ditidurkan? Parah,” tegas Tajeri.

Selain Tajeri, Pj Bupati Barut, Muhlis saat dikonfirmasi terpisah mengatakan akan menghubungi pihak pertamina terkait adanya laporan dari masyarakat tersebut.

“Terima kasih informasinya. Nanti akan ditindaklanjuti oleh Disperindag dan pertamina,” ujar Muhlis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, masyarakat yang melayangkan laporan kepada pertamina berjumlah sekitar 15 orang. Tak hanya laporan, mereka juga melampirkan dokumentasi atau foto dugaan aktivitas nakal yang dilakukan oleh pengelolah SPBU tersebut. (Tim/red).

Berita Terkait

Dukung #JagaBumi E-Waste Challenge, Koramil 03/Grogol Petamburan Bareng Persit KCK Ranting 4 Kumpulkan Sampah Elektronik
Kejari Barito Utara Bidik Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Hewan Ternak di Dinas Pertanian
PN Muara Teweh Vonis Yudan Baya CS Langsung Bebas
Polres Barito Utara Ungkap Tuntas Kasus Penembakan di Area Crusher, Tersangka A Diancam Hukuman Mati
Satresnarkoba Polres Barito Utara Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 15 Paket Sabu dan Satu Tersangka
Warga Muara Teweh Tewas di Tembak Mengunakan Senjata Api Rakitan di Areal Perkebunan Sawit Jalan Parang Kampeng
Lanjutan Sidang Pemortalan Jalan Tambang PT.SAM Mining Oleh Yudan Baya Cs, Saksi Ahli : Penerapan Pasal Problematik Sering Menjadi Alat Kriminalisasi
Empat Tersangka Dijerat Kasus Kekerasan Anak, Kematian Remaja Direkayasa Gantung Diri
Berita ini 711 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:31 WIB

Dukung #JagaBumi E-Waste Challenge, Koramil 03/Grogol Petamburan Bareng Persit KCK Ranting 4 Kumpulkan Sampah Elektronik

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:41 WIB

Kejari Barito Utara Bidik Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Hewan Ternak di Dinas Pertanian

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:51 WIB

PN Muara Teweh Vonis Yudan Baya CS Langsung Bebas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:30 WIB

Polres Barito Utara Ungkap Tuntas Kasus Penembakan di Area Crusher, Tersangka A Diancam Hukuman Mati

Senin, 26 Januari 2026 - 20:00 WIB

Satresnarkoba Polres Barito Utara Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 15 Paket Sabu dan Satu Tersangka

Berita Terbaru