Pustu Desa Biwan Tak Terawat, Warga Harap Pemkab Bartim Segera Bertindak

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Kondisi memprihatinkan terlihat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Biwan, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur (Bartim). Bangunan permanen yang didirikan dengan anggaran ratusan juta rupiah itu kini tampak tak terurus dan dikelilingi semak belukar.

Pantauan media di lokasi menunjukkan halaman hingga bagian samping bangunan dipenuhi rumput liar yang tumbuh tinggi. Area sekitar pustu terlihat kurang terawat, sehingga menimbulkan kesan tidak adanya aktivitas pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

Sejumlah warga Desa Biwan yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat desa justru terkesan dibiarkan tanpa perawatan.

Baca Juga :  Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan

“Bangunannya bagus, permanen. Tapi sekarang seperti tidak ada aktivitas. Rumput tinggi, tidak terawat. Sayang sekali kalau hanya jadi bangunan kosong,” ujar salah seorang warga.

Pustu sendiri merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat dasar yang berfungsi mendekatkan layanan kepada masyarakat desa, terutama bagi ibu hamil, balita, lansia, serta warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan ringan tanpa harus ke puskesmas kecamatan.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan pengecekan serta memastikan fungsi pelayanan kesehatan di Pustu Desa Biwan kembali berjalan normal.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, bangunan yang dibangun dengan dana besar tersebut dikhawatirkan akan mengalami kerusakan lebih parah dan berpotensi menjadi pemborosan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kecamatan maupun dinas kesehatan terkait penyebab belum optimalnya operasional Pustu Desa Biwan tersebut.

(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Pemkab dan DPRD Bartim Teken Berita Acara Persetujuan Dua Raperda, Pariwisata dan Hak Disabilitas Jadi Perhatian
Disambut Tari Balian Dadas, Kakanwil Kemenag Kalteng Tanam Pohon Matoa di MAN Bartim
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Enam Fraksi DPRD atas RAPBD 2027
Fraksi PKB DPRD Barito Timur Soroti Kemandirian Fiskal dan Efisiensi Belanja dalam RAPBD 2027
Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pemkab dan DPRD Bartim Teken Berita Acara Persetujuan Dua Raperda, Pariwisata dan Hak Disabilitas Jadi Perhatian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Disambut Tari Balian Dadas, Kakanwil Kemenag Kalteng Tanam Pohon Matoa di MAN Bartim

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Pemkab Bartim Jawab Pandangan Enam Fraksi DPRD atas RAPBD 2027

Berita Terbaru